BRALING.CO, PURBALINGGA – Gelaran Museum Keliling dari Museum Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja menarik perhatian masyarakat desa.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja Purbalingga kembali menggelar program Museum Keliling.

Pada tahun 2022 ini, museum yang ada di kompleks Pendopo Dipokusumo ini melaksanakan program Museum Keliling digelar di lima lokasi, pada akhir November 2022.

Lima lokasi pameran Museum Keliling dari Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja yakni Balai Desa Mangunegara Mrebet, dan Balai Desa Pakuncen Bobotsari.

Kemudian, digelar juga di Balai Desa Metenggeng, Objek Wisata Purbasari Pancuranmas serta Masjid Jami Wali Perkasa Desa Pekiringan Karangmoncol.

Museum Keliling pada tahun 2022 ini masih mengusung konsep pameran koleksi dan talkshow kebudayaan.

Pelajar SMP, Holis Setiyono senang adanya Museum Keliling di dekat sekolahnya. “Saya jadi bisa melihat benda-benda jaman dahulu,” kata Holis.

Sedangkan, pengunjung lainnya, Ngudiarti menyebut pameran keliling ini sangat menarik bagi warga yang tidak pernah datang ke Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja.

“Kami jadi lebih tahu adanya museum dan koleksi-koleksinya,” kata Ngudiarti kepada awak media.

Mengangkat Kearifan Lokal.

Pengelola Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja, Triningsih menjelaskan, program Museum Keliling dimaksudkan untuk mengenalkan museum serta meningkatkan kecintaan pada kekayaan dan kearifan lokal.

“Mungkin yang dekat kota sudah mengenal dan sering berkunjung ke Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja. Tetapi masyarakat di desa-desa kan mungkin belum,” Triningsih.

Museum-Keliling-Museum-Soegarda-Poerbakawatja  Museum Keliling dari Museum Soegarda Poerbakawatja; Hadir di 5 Lokasi & Mengangkat Kearifan Lokal Museum Keliling Museum Soegarda 2022 5 1024x576

Edukator museum, Sujatno menyebutkan bahwa ide program Museum Keliling Tahun 2022 untuk mengangkat tema kearifan lokal, pantas diapresiasi.

“Misal, kita angkat tema terkait jejak sejarah Islam di Purbalingga saat pameran koleksi di halaman Masjid Jami Wali Perkasa di Desa Pekiringan. Kan, nyambung tuh sama koleksi Pedang Timur Tengah yang dimiliki”, ujarnya.

Secara terpisah, Kabid Pembinaan Kebudayaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Purbalingga, Wasis Andri Wibowo, S.Pd. mengungkapkan, nilai kearifan lokal turut menarik perhatian masyarakat.

“Kalau ternyata di Museum Soegarda menyimpan koleksi asal desa tersebut, pasti rasanya akan ada kebanggaan tersendiri”, kata Wasis.

Talkshow Kebudayaan Museum Keliling 2022.

Untuk talkshow Museum Keliling tahun 2022, program ini mengangkat dua tema utama.

Yakni, tema Perempuan sebagai Agen Budaya dan tema Bangunan Cagar Budaya Peninggalan Masa Kolonial.

Tayangan talkshow kebudayaan bersama narasumber ini bisa dilihat di Channel Youtube Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja.

“Talkshow ini menjadi yang terakhir diadakan di Museum Keliling, karena tahun depan kita sudah merancang hal baru lagi untuk disajikan di Museum Keliling dari Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja”, ungkap Wasis.