BRALING.CO, PURBALINGGA – Sejumlah masalah mengintai tahapan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Purbalingga.

Kabupaten Purbalingga akan menyelenggarakan Pilkades Serentak pada Minggu Kliwon 20 November 2022.

Pilkades Serentak di Purbalingga tahun 2022 diikuti 31 desa di 15 kecamatan.

Artinya ada 14 persen dari total jumlah desa di Purbalingga yang akan menggelar pilkades.

Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Totok Nuryanto SH MM mengungkapkan, polisi menemukan kerawanan masalah dalam tahapan Pilkades Serentak di Purbalingga.

Mulai dari tahap pendaftaran bakal calon, seleksi tambahan bagi bakal calon yang lebih dari 5 orang, penetapan calon, penetapan tanda gambar calon, kampanye dan masa tenang.

“Pada tahap pendaftaran bakal calon, ini salah satunya ada kerawanan permasalahan seperti ijazah palsu kemudian tersangkut pidana,” kata Kompol TOtok Nuryanto.

“Nah, ini dari panitia harus betul-betul teliti. Kalau dari awal sudah disaring secara ketat dan teliti sehingga dalam perjalanan tidak terjadi masalah,” kata Totok menambahkan.

Pilkades Akan Dijaga Ketat.

Polres Purblingga telah menyiap-siagakan 310 personel untuk mengamankan penyelenggaraan Pilkades Serentak.

Yang mana, akan ada 10 polisi yang akan mengamankan gelaran pilkades di masing-masing desa.

Selain itu juga ada 30 personel dalmas, 75 personel pleton gabungan, 30 personel Brimob dan 62 personel TNI.

“Bila terjadi keributan akan saya perintahkan pleton Dalmas datang segera atau standby ke desa-desa yang sekiranya rawan,” kata Totok.

“Kita juga siapkan pleton gabungan bila terjadi suatu tindak pidana, akan kita ciduk langsung, tindak tegas,” katanya.

Pilkades Serentak di Purbalingga; Polisi Bahas Kerawanan, Pemkab Bicara Profesionalisme 5 1024x683

Profesionalisme Panitia Pilkades Serentak.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Purbalingga, Herni Sulasti menegaskan pentingnya sikap profesionalisme panitia pilkades di masingg-masing desa demi pilkades berkualitas.

“Kepada seluruh panitia pilkades saya minta dapat bekerja secara maksimal dan profesional sesuai dengan tugas kepanitian dengan jujur, adil dan transparan,” kata Sekda.

Penyelenggaraan Pilkades Serentak tahun 2022 akan dibiayai oleh APBD 2022, melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang diberikan kepada desa yang bersangkutan.