BRALING.CO, JAKARTA – Sekolah Staf Presiden akan menjadi ruang belajar bagi anak muda di Indonesia untuk mencari solusi atas isu-isu bernegara.

“Saya mengundang anak-anak muda Indonesia untuk bergabung Sekolah Staf Presiden,” kata Kepala Staf Kepresidenan Dr Moeldoko.

“Disana, kalian akan belajar mengenal persoalan dan belajar mengelola isu, untuk mendapatkan solusi,” kata Moeldoko.

“Kalian juga akan belajar bagaimana kompleksnya mengelola negara ini,” kata Panglima TNI menambahkan.

Pendaftaran Sekolah Staf Presiden Angkatan I telah dibuka sejak 16 Juni 2022.

Peserta Sekolah Staf Presiden akan diikuti 32 anak muda. Yang mana, mereka akan mengikuti pendidikan 5 hari di Kantor Staf Presiden (KSP).

Ruang Bagi Anak Muda Indonesia.

Moeldoko ingin menyiapkan anak muda untuk bisa menjadi pemimpin negara. Selayaknya negara menyiapkan Moeldoko menjadi seorang Panglima Militer.

“Satu hal yang menjadi unsur pembeda, anak-anak muda bisa menjadi sumber daya manusia yang hebat apabila mereka diberi kesempatan untuk mengelola isu-isu yang berbeda,” jelas Moeldoko.

“KSP adalah sebuah tempat untuk menggodok mereka jadi manusia unggul, jadi pemimpin masa depan. KSP memberi ruang untuk mengeksplorasi dirinya,” lanjutnya.

Selama Moeldoko menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Ia menyediakan kuota 50 persen staf KSP untuk generasi muda.

Sebab, Ia ingin menjadikan KSP sebagai learning organization yang membuat anak-anak muda mendapatkan pengalaman empirik manajemen bernegara.

Pendaftaran Sekolah Staf Presiden.

Sebagai informasi, pendaftaran Sekolah Staf Presiden dibuka 16-29 Juni 2022.

Setelah serangkaian seleksi administrasi dan wawancara, peserta terpilih akan mengikuti progam selama 5 hari dari tanggal 25-29 Juli 2022.

Untuk angkatan pertama, Sekolah Staf Presiden masih berfokus pada anak-anak muda yang berdomisili di Jabodetabek.

KSP berencana untuk memperluas cakupan wilayah peserta pada angkatan-angkatan berikutnya.

Untuk informasi lengkap, bisa kunjungi link Sekolah Staf Presiden.