BRALING.CO, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga menegaskan pentingnya inovasi bagi Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

Bupati Dyah Hayuning Pratiwi menjelaskan bahwa inovasi sangat penting mengingat tantangan Pemkab Purbalingga semakin berat.

Mulai dari kekurangan SDM hingga goyahnya kondisi finansial Pemkab Purbalingga yang terdampak pandemi Covid-19.

Baca: Gerakan Mageh Padha Sekolah atau GMPS di Purbalingga, Program Apa Sih?

Menurut Bupati Tiwi, pimpinan dan jajaran di tiap organisasi pemerintah daerah (OPD) tidak bisa hanya menjalankan tugas sebatas rutinitas.

“Inovasi harus dilahirkan untuk bagaimana pelayanan terhadap masyarakat bisa dilaksanakan secara cepat, mudah, murah, monitoring evaluasi bisa dilakukan dan efisiensi anggaran bisa dilakukan,” kata Bupati Tiwi.

Sebagai bentuk keseriusan mendorong lahirnya inovasi di tiap OPD, Bupati Tiwi akan menghadirkan penghargaan bagi OPD mulai tahun 2022.

Penghargaan OPD ini akan menjadi tolak ukur kinerja pelayanan publik. Dengan begitu akan mudah melakukan evaluasi.

“Nanti akan ada OPD Of The Year sebagai OPD yang berkinerja baik dan inovasinya baik,” kata Bupati Tiwi.

“Saya juga akan beri reward ASN Of The Year, dari sekitar 8 ribu ASN akan dipilih 1 ASN dengan kriteria tertentu,” jelas Bupati Tiwi.

“Ini untuk bisa menjadi contoh ASN yang lain, salah satu rewardnya adalah Umroh Gratis,” katanya.

Bupati Ingatkan Pergeseran Pejabat.

Bupati Tiwi juga menegaskan pentingnya sinergi di antara OPD. Serta pentingnya membangun jaringan dengan pemerintah provinsi dan pusat.

Bupati menegaskan bagi Kepala OPD yang tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik bisa diganti bahkan di-non-job kan.

“Ketika selama satu tahun kinerja tidak bagus, bisa digeser, bisa diganti,” kata Bupati Tiwi mengacu pada PP 11/2017 tentang Management PNS.

Bupati Purbalingga Ingatkan Pentingnya Inovasi, Jika Tidak…. 9 3 1024x683

Seperti diketahui, Bupati Purbalingga akhirnya melantik sejumlah pejabat untuk mengisi delapan jabatan yang kosong, 13 Desember 2021.

Selain itu, Bupati Purbalingga juga mengatur ulang posisi camat di Kabupaten Purbalingga.

Bupati Purbalingga melantik Pandi menjadi Kepala Dinpermasdes, Eni Sosiatman menjadi Kepala Dinsosdalduk-KBPPPA dan Bambang Triyono menjadi Kepala Dinkop UKM.

Prayitno menjadi Kepala Dinporapar, Revon Harpindiat menjadi Kepala Satpol PP, dan Cahyo Rudiyanto menjadi Kepala DPUPR.

Kemudian, dr Jusi Febrianto MPH menjadi Kepala Dinas Kesehatan serta Johan Arifin menjadi Kepala Dinperindag.

Nama Camat di Kabupaten Purbalingga.

Sementara itu, braling.co mencatat Camat Purbalingga dijabat Sutrisno, Camat Kertanegara dijabat Purwo Pramono dan Camat Karangmoncol dijabat Hendro Prasetyo.

Camat Karanganyar dijabat Arief Handoyo, Camat Mrebet dijabat Sakhiman, Camat Karangreja dijabat Paimin, Camat Karangjambu dijabat Dedhy Kurniawan Kadar Ismanto.

Kemudian, Camat Kalimanah dijabat Wijayanto, Camat Padamara dijabat Sarno, Camat Kutasari dijabat Titis Panjer Rahino dan Camat Bojongsari dijabat Sugeng Riyadi.

Camat Bobotsari dijabat Ari Wibowo, Camat Bukateja dijabat Sulistyarno, Camat Kaligondang dijabat Endi Astono, Camat Kejobong dijabat Suwardi.

Camat Pengadegan dijabat Danang Nuswantoro serta Camat Rembang dijabat Panggih Adi Susilo.