BRALING.CO, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga terus menyalurkan santunan terhadap 300 orang dengan kecacatan berat (ODKB) melalui APBD kabupaten.

Tahun 2021 ini, Pemkab Purbalingga juga memberikan santunan kepada anak yatim/piatu/yatim-piatu yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi berkata, bantuan ODKB ini untuk menyemangati baik ODKB maupun keluarga yang merawatnya. Besaran santunan yakni Rp 300 ribu perbulan.

“Pada tahap pertama ini, bantuan yang diberikan untuk 6 bulan, sehingga masing-masing mendapatkan Rp 1,8 juta,” kata Bupati Tiwi selepas penyerahan bantuan di Kantor Kecamatan Bojongsari, 12 Oktober 2021.

Bupati Tiwi mengakui besaran bantuan ini nilainya tidak besar. Akan tetapi, pemberian ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat.

“Ini juga sebagai penyemangat agar semangat menjalani hidup, mudah-mudahan bantuan ini bisa berkah-barokah bagi mereka,” katanya.

Bantuan Atensi Kemensos di Purbalingga.

Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsosdalduk-KBPPPA) Purbalingga, Raditya Widayaka AP berkata, selain dilakukan penyerahan bantuan untuk ODKB, juga diberikan bantuan dari program Asistensi Rehabilitasi Sosial atau Atensi anak dari Kemensos.

“Program Atensi anak diberikan kepada anak yatim/piatu/yatim-piatu yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19,” katanya.

Bantuan program Atensi Kemensos anak ini yakni berupa uang tunai dalam bentuk tabungan Bank Mandiri yang berisi saldo untuk 2 bulan, yakni bulan September-Oktober.

Besaran bantuan Atensi Kemensos yakni Rp 200 ribu perbulan untuk anak sekolah dan Rp 300 ribu untuk anak yang belum sekolah.

Raditya juga menjelaskan, jumlah penerima sementara ini baru 71 orang. Masih akan terus bertambah dan saat ini tengah dalam proses verifikasi dan validasi lapangan.