BRALING.CO, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan bencana alam, yang terjadi di Purbalingga.

Seperti diketahui di pekan terakhir Oktober 2021, terjadi bencana alam di sejumlah desa, ketika hujan mengguyur wilayah Purbalingga.

Di antaranya terjadi lokasi tanah longsor di Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, banjir bandang di Pasar Runjang Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol.

Kemudian, jembatan ambrol di Desa Grantung, kecamatan Karangmoncol dan sisi timur Jembatan Merah di Desa Tegalpingen, Kecamatan Pengadegan.

Penanganan Bencana Alam di Purbalingga.

Bupati Dyah Hayuning Pratiwi telah mengunjungi lokasi bencana tersebut, 25 Oktober 2021. Bupati Tiwi pun menyiapan kebijakan penanganan bencana.

Bupati Tiwi meminta jajarannya untuk melakukan pemecahan batu yang ada ditengah tengah jalan dan memasang bronjong di Desa Sirau.

“Karena kemarin terjadi longsor susulan, banyak batu-batu besar yang menghalangi jalan dan intensitas hujan yang tinggi,” kata Bupati Tiwi.

bupati tiwi penanganan bencana bupati tiwi Begini Penanganan Bupati Tiwi Terhadap Bencana Alam di Musim Hujan 001 1024x683

Sementara mengenai penanganan bencana alam di Desa Tujung muli, Bupati Tiwi berkata, “Pemkab akan membuat bronjong melalui dinas terkait, nantinya kedepan untuk tahun 2022 akan dilakukan pemasangan talud.”

“Saya sudah berpesan kepada pak Kades Tunjungmuli selaku pemilik wilayah untuk menghimbau warganya tidak berdagang di bantaran sungai,” kata Bupati Tiwi menambahkan.

Ambrolnya ujung jembatan di Kali Karang yang menghubungkan Desa Grantung menuju pusat Kecamatan Karangmoncol juga akan segera ditangani.

“Di Desa Grantung ada jembatan yang rogol karena arus sungai yang cukup deras, insyaalloh dalam waktu dekat ada penanganan-penanganan dari dinas-dinas terkait,” tuturnya.

Surat Edaran Penanggulangan Bencana.

Sebelumnya Bupati Purbalingga telah menerima surat edaran dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat terkait antisipasi penanggulangan bencana alam. Terutama karena intensitas curah hujan cukup tinggi.

“Nanti akan dibuatkan SE Bupati untuk disosialisasikan kepada seluruh kecamatan dan desa terkait surat edaran tentang antisipasi penanggulangan bencana,” kata Bupati Tiwi dalam keterangan pers yang diterima Braling.co.

“Saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan serta mengajak masyarakat untuk bisa melakukan gerakan reboisasi,” imbuh Bupati Tiwi.