BRALING.CO, PURBALINGGA – SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga mengembangkan lingkungan sekolah yang bebas dari aksi perundungan atau bullying di sekolah.

Salah satu upaya mencegah adanya aksi bullying di sekolah dilakukan adalah dengan menggelar Sosialisasi & Bimbingan Teknis (Bimtek) Agen Perubahan SMK Pusat Keunggulan SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga Tahun 2021.

Psikolog dari RSUD Goetheng Taroenadibrata di Purbalingga, Kurniasih Dwi P MPsi hadir dalam acara yang digelar di Aula SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga, 13 September 2021.

Kurniasih Dwi mengajak warga sekolah di SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga, mulai dari siswa hingga guru untuk menjadi agen perubahan dalam melawan aksi bullying di sekolah.

Acara sosialisasi dan bimtek tersebut berjalan dengan lancar dan penuh antusias dari warga sekolah. Guru dan siswa SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga berkomitmen untuk menjadi agen perubahan melawan aksi perundungan atau bullying di sekolah.

SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga Anti-Bullying.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga, Suharti SAg MM berkata, agenda tersebut penting demi mencegah terjadinya tindakan bullying di sekolah. Khususnya di sekolah menengah kejuruan tersebut.

“Selain itu SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga adalah salah satu sekolah yang termasuk dalam program Sekolah Pusat Keunggulan,” jelas Suharti kepada Braling.

“Di mana program anti-bullying merupakan salah satu program unggulan yang perlu dilaksanakan di setiap Sekolah Pusat Keunggulan,” imbuh dia.

Mengenai follow up program mencegah bullying di sekolah, Suharti menambahkan, “acara yang cukup bagus ini perlu ditindaklanjuti sampai dengan siswa paham akan yang harus dilakukan jika terjadi tindakan bullying untuk dirinya maupun teman-temannya.”