BRALING.CO, PURBALINGGA – Paguyuban Kepala Desa “Wira Praja” telah memantapkan komitmen untuk mendukung program pemerintah kabupaten di era Tiwi-Dono.

Ketua Umum Paguyuban Wira Praja Purbalingga Karsono Periode 2021–2027 menegaskan bahwa untuk mewujukan visi dan misi Pemkab Purbalingga dibutukan kekompakan berbagai elemen, termasuk Paguyuban Wira Praja.

“Jika 224 kepala desa bersatu, memajukan paguyuban, maka paguyuban menjadi kuat dan semakin mampu berperan membantu Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam menyejahterakan masyarakatnya,” ujar Karsono.

Baca: Pengisian Perangkat Desa Harus Beres Akhir Tahun 2021, Sebab Sampai Tahun 2025 Pemerintah Banyak Agenda

Bupati Purbalingga mengukuhkan pengurus Paguyuban Kepala Desa “Wira Praja” periode 2021–2027 di Pendapa Dipokusumo, 7 September 2021.

Wakil Bupati Purbalingga Sudono, Ketua DPRD Purbalingga Bambang Irawan serta unsur forkopimda dan pejabat pemkab hadir dalam acara tersebut.

Kepengurusan Paguyuban Wira Praja berjumlah 34 orang. Ketua Umum Karsono, sedangkan Sekretaris dijabat Fajar Prasetyo Utomo (Kepala Desa Serayularangan) dan Rahmat Fauzi (Kepala Desa Karangsari).

Serta Bendahara Wira Praja dijabat Cahyani Dwi Hargani (Kades Jetis) dan Asih Budiyani (Kades Palumbungan).

pelantikan paguyuban wira praja purbalingga paguyuban wira praja Paguyuban Wira Praja Berkomitmen Sukseskan Program Pemkab Purbalingga IMG 1827

Pesan Bupati Purbalingga.

Bupati Dyah Hayuning Pratiwi berharap pengurus Paguyuban Wira Praja juga berharap amanah serta berkontribusi positif untuk organisasi, masyarakat dan pemerintah kabupaten.

“Keberadaan Paguyuban Wira Praja wajib bersinergi dengan pemerintah kabupaten Purbalingga, untuk bersama-sama bergerak membangun kabupaten Purbalingga,” kata Bupati Tiwi.

“Saya juga berharap Paguyuban Wira Praja bisa selalu mendukung program-program pemerintah, karena sejatinya kita adalah bagian dari jajaran birokrasi pemerintah,” ujar Bupati Tiwi dalam keterangan pers yang diterima Braling.

Sinergitas Paguyuban Wira Praja.

Sinergitas sangat penting karena para kepala desa sesungguhnya masuk dalam satu keluarga besar pemerintah kabupaten Purbalingga.

“Kepala Desa menjadi ujung tombak dari geliat pembangunan yang ada di wilayah khususnya di 224 desa yang ada di kabupaten Purbalingga,” katanya.

Dengan kepengurusan Wira Praja yang baru, Bupati Tiwi juga berharap agar kebersamaan dan keguyuban antara kepala desa bisa terus terjalin sehingga terbentuk soliditas seluruh pimpinan di tingkat desa.

“Tentunya dari 224 kepala desa memiliki keinginan dan aspirasi yang berbeda-beda, karenanya pengurus paguyuban Wira Praja harus mampu mengakomodir aspirasi tersebut,” pesan Bupati Tiwi kepada Pengurus Paguyuban Wira Praja.