BRALING.CO, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga tampak optimis dengan hadirnya Herni Sulasti SH MH CfrA sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purbalingga.

Seperti diketahui, Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi telah melantik Herni Sulasti di Pendapa Dipokusumo, 15 September 2021. Pelantikan digelar sore hari.

Pelantikan ini didasarkan atas keunggulan Inspektur Daerah Kabupaten Banyumas tersebut dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda. Penetapannya melalui SK Bupati Purbalingga Nomor 821.2-062 Tahun 2021.

Bupati Dyah Hayuning Pratiwi yakin Herni bisa mendorong Pemkab Purbalingga untuk lebih berkembang. Apalagi mengingat banyaknya “tinggalan” Herni di Kota Satria.

Ketika menjabat Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyumas, Herni merealisasikan Mall Pelayanan Publik.

“Saya ingin untuk bagaimana 2022 Mall Pelayanan Publik ini harus ada di Purbalingga,” kata Bupati Tiwi.

Tantangan Bupati Purbalingga.

Sewaktu menjadi Inspektur Daerah Kabupaten Banyumas, Herni berhasil membawa nilai Monitoring Centre of Prevention (MCP) Kabupaten Banyumas yang sangat tinggi yakni 90.

Sebagai informasi, MCP merupakan sistem area intervensi yang dibuat KPK untuk mencegah tindak pidana korupsi.

“Kabupaten Purbalingga nilai MCP masih 77. Tentunya ini menjadi hal penting untuk pengawasan dan pengendalian internal dimaksimalkan,” kata Bupati Tiwi.

“Karena saya tidak ingin, Bu, bertambah lagi pejabat/ASN di lingkungan Pemkab Purbalingga yang masuk bui hanya karena masalah penyelewengan anggaran,” katanya.

Walau begitu, permintaan Bupati Purbalingga tetap akan menyesuaikan kondisi, kearifan lokal termasuk menyesuaikan kemampuan anggaran.

Walaupun kemampuan fiskal yang terbatas, diharapkan tetap bisa mendayagunakan dan memaksimalkan kinerja birokrasi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Saya meminta dan mewajibkan kepada seluruh jajaran ASN untuk mendukung penuh Bu Herni selaku Sekda, bergerak satu langkah satu tujuan untuk kemajuan pemerintahan Kabupaten Purbalingga,” katanya.

Bupati mengingatkan, agenda terdekat pemerintahan yakni pembahasan APBD 2022. Bupati menugaskan agar Sekda bisa mencermati kemampuan anggaran, kemudian mengawal pembahasan APBD 2022 dengan DPRD.

sekda purbalingga herni sulasti  Ini Loh Alasan Bupati Purbalingga Optimis dengan Herni Sulasti sebagai Sekda 6 2 1024x683

Herni Sulasti Bahas Soal Superwomen.

Simultan hal tersebut, Sekda selaku Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) akan mempersiapkan proses mutasi dan pengisian JPT Pratama (Eselon II) mengingat ada 8 kekosongan.

“Sehingga 2022 diharapkan kita sudah full personil dan saya ingin 2022 target kinerja pemerintahan, baik SAKIP, MCP, Indeks Reformasi Birokrasi harus ada proses peningkatan,” katanya.

Sekda Kabupaten Purbalingga, Herni Sulasti menegaskan akan mengingat tuntutan dan tantangan dari Bupati Purbalingga. Meski demikian, Ia mengaku tidak bisa kerja sendiri.

“Tidak ada superwoman, tidak ada superman, adanya adalah Super Team. Jadi pada kesempatan ini saya mengajak semua pejabat/ASN termasuk stakeholder pemangku kepentingan, Forkopimda, akademisi, tokoh masyarakat kita satu padu, mohon dukungan kerjasamanya,” katanya.