BRALING.CO, PURBALINGGA – Masyarakat desa memiliki peran yang sangat penting dalam penanganan dampak pandemi Covid-19 di lingkungannya.

Masyarakat desa di Kabupaten Purbalingga harus bisa menjadi subyek yang aktif dalam menekan bertambahnya warga masyarakat yang berpotensi terinfeksi virus Covid-19.

Baca: PMI Purbalingga Dapat Bantuan ALat Oksigen Konsentrat untuk Bantu Pasien Covid-19

Melihat kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga menggelar Orientasi dan Pembekalan Materi Pengendalian Kejadian Luar Biasa (KLB) bagi Sibat dan Gugus Tugas Covid-19 Tingkat Desa.

Kegiatan ini digelar di dua desa. Pertama, acara dilaksanakan di Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari pada 28-29 Agustus 2021. Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan ini.

Agenda kedua digelar di Desa Kalijaran, Kecamatan Karanganyar pada 30-31 Agustus 2021. Peserta pelatihan juga 20 orang.

Program ini merupakan bagian dari Program Percepatan dan Penguatan Respon Covid-19 dukungan PMI Pusat dan KOICA.

Materi Pelatihan Penanganan KLB.

Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Purbalingga, Priyo Satmoko berkata pemateri pelatihan ini berasal dari PMI Purbalingga, Dinas Kesehatan Purbalingga dan Gugus Tugas Kecamatan.

Berdasarkan informasi yang diterima Braling, peserta mendapatkan materi tentang pengantaran survailens berbasis masyarakat, pelibatan masyarakat dan prinsip pengendalian KLB.

Kemudian, peserta juga akan memperoleh materi tentang perangkat dan tindakan pengendalian KLB, pelacakan kontak Covid-19, penanganan jenazah hingga pembuatan eco enzime.

pelatihan sibat pmi purbalingga pmi purbalingga PMI Purbalingga Dorong Peran Aktif Masyarakat Desa Tangani Dampak Pandemi WhatsApp Image 2021 08 28 at 12

Kader Penggerak Sadar Bencana.

“Kegiatan ini merupakan antisipasi sekaligus respon PMI Kabupaten Purbalingga dalam menyiapkan kader yang dapat menggerakan masyarakat agar sadar terhadap ancaman bencana,” kata Ketua PMI Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi dalam sambutannya.

Sebagai tindaklanjut pelatihan ini, PMI Purbalingga akan memberikan 2 unit peralatan cuci tangan. Peralatan ini bisa digunakan bersama oleh warga desa.

“Anggota Sibat wajib menjaga agar peralatan dapat dipeliharan dan selalu dapat digunakan dengan baik,” kata Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Purbalingga, Priyo Satmoko ketika membacakan sambutan Ketua PMI Purbalingga.