BRALING.CO, PURBALINGGA – Plt Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum atau Perumdam Tirta Perwira Purbalingga akan berupaya mengatasi kebocoran air.

“Sekecil apapun kehilangan air akan dapat terpantau,” kata Sugeng yang baru ditunjuk sebagai Plt Direktur Perumdam Tirta Perwira Purbalingga pada 3 Agustus 2021 kemarin.

Bupati Purbalingga menunjuk Sugeng sebagai Plt Direktur Perumdam Tirta Perwira untuk menggantikan Riyanto yang meninggal dunia di akhir Juli 2021.

Baca: Digitalisasi UMKM Penting Banget, Demi Usaha Terus Tumbuh di Masa Pandemi

Sugeng yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Teknik Perumdam Tirta Perwira ini siap menjalankan rencana bisnis yang sudah dirancang.

“Saat ini ada 16 sumber air dan sudah harus diperbarui perizinannya,” kata Sugeng dalam keterangan pers yang diterima Braling.

Menurut Sugeng, Perumdam Tirta Perwira akan segera mengerjakan sambungan rumah untuk program Masyarakat Berpenghasilan Rendah atau MBR.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi tidak hanya menegaskan pentingnya pemetaan kebocoran dan perbaikan jaringan layanan air ke konsumen.

Namun juga meminta Perumdam Tirta Perwira bisa mewujudkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga.

Program Layanan Air ke Konsumen.

Program itu harus berjalan dengan maksimal, demi kelancaran air di bandara dan desa sekitar. “Sumber air juga sangat terbatas, jadi bagaimana ke depan sumber-sumber air baru dicari untuk tambah pelanggan,” kata Bupati Tiwi.

Bupati Tiwi juga berpesan agar Perumdam Tirta Perwira dan harus punya sense of crisis, efisien harus tetap dilakukan, dan pelayanan dibuat sebaik mungkin.

Jabatan Plt Direktur Perumdam Tirta Perwira berlaku selama 6 bulan atau sampai dengan diangkatnya Dirut yang definitif.

“Mudah-mudahan amanah ini bisa jalankan dan bertugas dengan baik, bisa tunjukkan kinerja baik. Tidak menutup kemungkinan Pak Sugeng bisa miliki peluang menjadi dirut,” katanya usai menyerahkan SK Dikretur Perumdam Tirta Perwira di Ruang Rapat Bupati, 3 Agustus 2021.