BRALING.CO, PURBALINGGA – Polisi berhasil menangkap pelaku kriminal di Purbalingga, yakni kasus perampasan telepon genggam di wilayah Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja, beberapa waktu lalu.

Pelaku perampasan hape tersebut berinisial AMA, 25 tahun. Pelaku merupakan warga Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Ia ditangkap sehari setelah melakukan aksi kriminal di Purbalingga.

Baca: Melakukan Penyalahgunaan Narkoba di Purbalingga, Seorang Sopir Diamankan Polisi

Tersangka merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor alias curanmor di Kabupaten Banjarnegara. AMA baru lima bulan keluar dari Lapas Banjarnegara.

Berdasarkan pengakuan AMA kepada polisi, ia nekat melakukan aksi perampasan telepon genggam karena membutuhkan uang. Ia tak punya pekerjaan selepas keluar dari Lapas Banjarnegara.

Kabag Ops Polres Purbalingga, Kompol Pujiono saat memberikan keterangan pers kasus kriminal di Purbalingga di Mapolres, menjelaskan bahwa kasus kriminal di Purbalingga itu terjadi pada 29 April 2021 kemarin.

Modus Perampasan Telepon Genggam.

Korban perampasan telepon genggam itu yakni pelajar SMP bernama Rizki Ramadani, 15 tahun. Yang mana dia ialah warga Desa Majasari, Kecamatan Bukateja.

“Modus yang dilakukan pelaku berpura-pura jatuh dari sepeda motornya di daerah sepi pinggir sawah kemudian minta tolong,” kata Kompol Pujiono, 4 Mei 2021.

“Saat ditolong, pelaku minta korban menunjukkan alamat dengan memboncengkan korban,” kata Kompol Pujiono dikutip Braling dari Tribrata News Polres Purbalingga.

“Namun di tengah jalan pelaku merampas telepon genggam milik korban kemudian kabur,” jelas Kompol Pujiono.

Akibat kejadian kriminal di Purbalingga yang dialaminya, korban melaporkan peristiwa ke Polsek Bukateja. Unit Reskrim Polsek Bukateja lantas melakukan penyelidikan.

berita kriminal di purbalingga terbaru kriminal di purbalingga Pelaku Kriminal di Purbalingga Ditangkap, Kali Ini Residivis yang Merampas Hape Cah SMP police 2122394 1280 1024x682

Ancaman Pidana Tersangka Perampasan.

Berdasarkan ciri-ciri pelaku yang memiliki tato di wajah dan jenis kendaraan yang dipakai saat beraksi, polisi berhasil mengamankan tersangka dan barang buktinya di 30 April 2021.

Barang bukti yang diamankan yakni sepeda motor Honda CBR dan telepon genggam merk Samsung tipe J2 Prime milik korban yang dirampas pelaku.

Kabag Ops Polres Purbalingga menyebut, tersangka kriminal di Purbalingga itu dikenakan pasal 368 KUHP tentang Pemerasan. Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu pidana penjara paling lama sembilan tahun.