BRALING.CO, PURBALINGGA – Angkasa Pura (AP) 2 merencanakan operasional bandara di Purbalingga, yakni Bandara Jenderal Besar Soedirman akan dilaksanakan pada 1 Juni 2021.

Direktur Utama AP 2, Muhammad Awaludin mengungkapkan alasan penundaan operasional bandara di Purbalingga tidak lepas dari upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Mengantisipasi peningkatan arus pergerakan penduduk yang berpotensi meningkatkan kasus penularan Covid-19 antardaerah,” kata Muhammad Awaludin.

Operasional Bandara di Purbalingga Tidak Mundur Lagi.

AP 2 menyampaikan rencana operasional Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga dalam surat yang ditujukan ke Bupati Purbalingga, tertanggal 4 Mei 2021 perihal target pengoperasian Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman.

Seperti diketahui, pada mulanya operasional bandara di Purbalingga ini akan dilaksanakan pada 22 April 2021 kemarin. Namun, pada akhirnya ditunda.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi berharap, target operasional bandara di Purbalingga pada 1 Juni 2021 ini tidak akan tertunda lagi.

“Kami juga masih berkoordinasi dengan Sekretariat Negara. Mudah-mudahan, Bapak Presiden bisa hadir untuk meresmikan pengoperasian bandara Soedirman,” kata Bupati Tiwi, 9 Mei 2021.

operasional bandara di purbalingga rute halim purbalingga operasional bandara di purbalingga Operasional Bandara di Purbalingga Ditargetkan 1 Juni 2021, Semoga Tidak Mundur Lagi 5 1024x683

Rute Penerbangan Bandara Soedirman.

Dalam catatan Braling, sejauh ini, baru maskapai Citilink yang memastikan membuka jalur penerbangan di Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga ini.

Rencananya, Citilink akan membuka jalur penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta menuju Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga.

Terkait persiapan operasional bandara di Purbalingga ini, telah dilakukan uji terbang di Bandara Jenderal Besar Soedirman. Pesawat Citilink jenis ATR 72-600 dan pesawat TNI AU CN-295 berhasil mendarat mulus di Purbalingga.