BRALING.CO, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyebut harga sejumlah bahan pangan di Purbalingga memang naik menjelang Lebaran, namun masih terkendali.

“Kenaikannya tidak terlalu signifikan dan stoknya masih tercukupi,” kata Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, 11 Mei 2021.

Baca: Ini Loh Aturan Lebaran 2021 di Purbalingga, Mulai Dari Takbiran Hingga Shalat Ied

Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah melakukan monitoring Kesiapan Posko Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H,, pasar dan destinasi wisata di Kabupaten Purbalingga.

Di Pasar Segamas, harga daging sapi murni sekitar Rp 145.000 perkilogram. Harga cabe rawit merah Rp 57.500 perkilogram.

Kenaikan Harga di Pasar Menjelang Lebaran.

Sedangkan di Pasar Bobotsari, hanya daging ayam ras yang mengalami peningkatan harga. Kini harga ayam ras Rp 42.000 perkilogram dan harga daging sapi mencapai Rp 140.000 perkilogram.

Samidi, Kepala UPTD Pasar Wilayah II Bobotsari menjelaskan, kenaikan harga yang mencolok terjadi pada 9 Mei 2021. Komoditas yang naik harganya yakni telor ayam ras, cabe merah besar biasa dan merah besar keriting, dan kacang hijau.

“Yang penting ana barange, dari pada murah tapi barange ora nana nang pasar. Tapi stok aman, itu lebih baik daripada barangnya tidak ada,” ujar Wabup Purbalingga Sudono mengomentari kenaikan harga di pasar.

Baca: Tren Penjualan Produk Tuka-Tuku Purbalingga Meningkat, Pemicunya Parcel dan Oleh-oleh

Sementara dari hasil monitoring di Owabong Waterpark dan Golaga, Pemkab Purbalingga meminta protokol kesehatan yang ada di tiap tempat wisata bisa dijalankan.

“Harapan kami menjelang Hari Raya Idul Fitri yang akan berlangsung beberapa hari ke depan, Kabupaten Purbalingga tetap aman kondusif dan tidak terjadi peningkatan signifikan kasus Covid-19,” kata Bupati Tiwi dikutip Braling dari rilis yang diterima.

“Mohon doanya dan kerjasamanya dari masyarakat. Intinya kami semua bersatu padu bergandengan tangan menjaga kondusifitas wilayah menekan persebaran Covid-19,” kata Bupati Tiwi menambahkan.

owabong buka lebaran  Menjelang Lebaran Harga Barang Naik, Protokol Kesehatan di Tempat Wisata Purbalingga jadi Perhatian WhatsApp Image 2021 05 11 at 12

Wisata di Purbalingga Ketika Lebaran.

Kepala Dinporapar Purbalingga, Bambang Widjonarko mengungkapkan Dinporapar Purbalingga sudah melayangkan surat edaran kepada seluruh pengelola pariwisata terkait dengan protokol kesehatan destinasi wisaya dalam rangka menyambut hari Raya Idul Fitri.

Sebelum dan setelah hari raya Idul Fitri akan dilakukan pengetatan protokol kesehatan di seluruh destinasi wisata termasuk pembatasan jumlah pengunjung maupun jam operasional.

“Yang lebih penting lagi akan dilakukan pembatasan jumlah pengunjung yang hanya 30% dan jam kunjungan hanya sampai jam 3 sore,” kata Bambang Widjonarko.

“Dinporapar telah menurunkan tim untuk melakukan pemantauan H-3 dan nanti setelah lebaran,” imbuhnya.