BRALING.CO, PURBALINGGA – Sejumlah aturan Lebaran 2021 di Purbalingga sudah ditetapkan. Aturan dibuat demi menekan risiko peningkatan kasus Covid-19 selepas Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Bupati dan Wakil Bupati bersama Ketua DPRD, Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag, Ketua MUI dan pimpinan organisasi keagamaan PC Nahdatul Ulama, PD Muhammadiyah dan LDII sudah bersepakat mengenai aturan Lebaran 2021 di Purbalingga ini.

Penandatanganan kesepakatan bersama mengenai aturan Lebaran 2021 di Purbalingga tersebut dilaksanakan di Pringgitan Rumah Jabatan Bupati Purbalingga, 5 Mei 2021.

Baca: Lebaran di Purbalingga, Purbalingga Akan Pantau Pemudik Hingga Siapkan Rapid Antigen Gratis Lur!

“Kami sepakati untuk menghindari penyebaran covid-19 dari kerumunan jamaah shalat ied yang heterogen, maka pada Hari Raya Idul Fitri nanti tidak diadakan shalat ied di Alun Alun Purbalingga dan lapangan di tingkat kecamatan,” kata Bupati Purbalingga Dyah hayuning Pratiwi.

Aturan Lebaran di Purbalingga mengenai penyelenggaraan Shalat Ied yakni dapat dilaksanakan di masjid, mushola, lapangan atau tempat lain. Tetap terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, aturan Lebaran 2021 di Purbalingga tentang penyelenggaraan Shalat Idul Fitri juga harus mempertimbangkan status zonasi Covid-19 berbasis desa.

Aturan Penyelenggaraan Shalat Ied di Purbalingga.

Untuk desa ataupun kelurahan yang berada di zona merah atau oranye, Shalat Ied diselenggarakan di rumah masing-masing dengan keluarga inti.

Sedangkan untuk zona hijau dan kuning dapat menyelenggarakan shalat ied berjamaah di masjid, mushola, lapangan atau tempat lain dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Shalat ied di lapangan terbuka dengan jumlah jamaah besar dan heterogen tidak diperkenankan,” kata Bupati Tiwi menegaskan perilah aturan Lebaran di Purbalingga.

Panitia penyelenggara Shalat Ied juga wajib melaksanakan sejumlah prosedur seperti berkordinasi dengan pemerintah kabupaten, kecamatan, desa ataupun kelurahan.

Serta menyiapkan petugas pelaksana dan pengawasan protokol kesehatan termasuk melaksanakan disinfeksi di area tempat pelaksanaan shalat ied.

Kemudian, tidak lupa menerapkan aturan Lebaran 2021 di Purbalingga berupa melaksanakan jaga jarak dan mempersingkat pelaksanaan Shalat Ied dan khutbah Idul Fitri tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya.

Panitia juga diminta tidak menghimpun infak dengan cara memutar kotak infak untuk menghindari kontak tangan yang menjadi salah satu karawanan penularan covid-19.

aturan lebaran 2021 di purbalingga aturan lebaran 2021 di purbalingga Ini Loh Aturan Lebaran 2021 di Purbalingga, Mulai Dari Takbiran Hingga Shalat Ied 20210505 143231 1024x576

Aturan Lebaran 2021 di Purbalingga Bagi Jamaah.

Jamaah perlu membawa sajadah sendiri, memakai masker sejak dari rumah, menjaga jarak dan menghindari kontak fisik seperti bersalaman dan berpelukan.

“Bagi anak-anak, warga lanjut usia dan orang dengan sakit bawaan yang beresiko tinggi tertular covid-19 agar melaksanakan Shalat Ied di rumah saja,” kata Bupati Tiwi.

Kesepakatan bersama aturan Lebaran 2021 di Purbalingga tersebut juga memuat kesepakatan tidak diadakannya takbir keliling saat malam idul fitri.

Kegiatan takbiran dilakukan di masjid, mushola ataupun rumah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan serta menghindari terjadinya kerumunan.

Bupati Tiwi menghimbau agar semua lembaga pemerintah, swasta dan warga tidak menggelar halal bihalal, open house atau silaturahmi yang mengumpulkan massa banyak.

Pengelolaan Zakat Fitrah di Purbalingga.

Pengelolaan zakat fitrah, amil zakat serta infaq dan sodakoh juga diharapkan meminimalkan proses yang memicu kontak fisik dan tatap muka.

“Ini bisa diganti dengan layanan jemput zakat atau transfer layanan perbankan,” jelasnya kepada Braling.

Penyaluran zakat fitrah tidak menggunakan system kupon dan mengumpulkan orang, namun dilakukan dengan mendatangi langsung tempat tinggal mustahik.

Para petugas juga harus menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, sarung tangan dan alat pembersih sekali pakai berupa tissue atau hand zanithiser sebagai bagian dari aturan Lebaran 2021 di Purbalingga.