BRALING.CO, PURBALINGGA – Jagat seni lukis di Kabupaten Purbalingga semakin menggairahkan. Teranyar, Chune Ebeg Mayong menggelar pameran lukisan tunggal.

Sebanyak 12 karya lukisan karya Chune Ebeg Mayong ditampilkan dalam Pameran Lukisan dalam rangka Ulang Tahun Sanggar Bambu Yogyakarya ke 62 di Big Boss Cafe & Kitchen, 1 April 2021.

Baca: Ada Spot Selfie Keren Loh di Bioskop Misbar Purbalingga, Yuk Viralkan!

Dalang Kusno dari Umah Wayang turut membuka dan menampilkan dalang jembung di pameran itu. Sedangkan Chune menampilkan aksi on the spot (OTS) srawung warna.

“Tema pamerannya, kesenian lokal,” kata Chune sewaktu ditemui selepas acara.

Pameran tersebut dimaksudkan sebagai salah satu upaya dokumentasi karya-karya seni lokal di Purbalingga, sudah semakin terpinggirkan bahkan punah.

Chune menampilkan lukisan yang ekspresif, melalui warna serta ekspresi karakter dalam lukisan. Ada lukisan tentang angguk, lengger, dames, cowongan, ujungan, hingga kotekan lesung.

Uniknya, pameran ini hanya digelar selama tiga jam. “Ini sengaja. Karena selain harus berbeda dalam karya, pelukis juga harus menampilkan sisi unik yang lainnya. Misalnya, durasi pameran,” kata Chune.

seni lukis purbalingga  Seni Lukis Purbalingga Semakin Menggairahkan, Chune Ebeg Mayong Gelar Pameran Hanya 3 Jam! IMG 20210401 133444 1024x577

Menginspirasi Seniman Lukis Purbalingga.

Ketua Dewan Kesenian Purbalingga, Bowo Leksono menyebut pameran Chune tersebut sebagai langkah yang menarik. Baik dalam hal eksistensi maupun penegasan karakter dalam berkarya.

Menurut Bowo, pameran lukisan tersebut bisa mencerminkan bagaimana upaya Chune Ebeg Mayong dalam menjaga eksistensinya dalam dunia seni lukis dan seni rupa.

“Sebagai seorang pelukis Purbalingga yang punya style (melukis) sendiri bahkan suka bergerak sendiri. Tidak mengandalkan komunitas. Tapi eksistensi luar biasa,” kata Bowo.

Dewan Kesenian Purbalingga berharap Chune bisa terus berkarya dan menyajikan karya-karya yang memang punya karakter berbeda dengan pelukis lain di Purbalingga.

“Harapannya, ya bisa terus berkarya. Dan mampu mempengaruhi pelukis-pelukis muda yang lain untuk terus gigih berkarya,” ujar Bowo berharap.