BRALING.CO, PURBALINGGA – Walaupun pandemi masih menyelimuti, pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk beribadah di tempat ibadah selama Bulan Ramadan.

Meskipun demikian, Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga berharap pengelola tempat ibadah tetap menegakkan protokol kesehatan di tempat ibadah sesuai protokol dari Kemenkes RI.

Sekretaris PMI Purbalingga M Ichwan berharap, pengelola tempat ibadah bisa mengatur jumlah jamaah di dalam ruangan ibadah. Termasuk juga membuat aturan jaga jarak.

Kemudian, memantau dan memperbaharui informasi Covid-19, membersihkan dan menyemprotkan cairan disinfektan ke ruang ibadah secara berkala.

“Ada larangan masuk ke tempat ibadah kalau jamaah memiliki gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan atau sesak nafas,” jelas Ichwan.

Lalu, penting untuk mengukur suhu tubuh dan menyediakan fasilitas cuci tangan atau han sanitizer, tidak menggunakan karpet serta mengoptimalkan sirkulias udara dan sinar matahari.

“Harapannya juga mempersingkat waktu pelaksanaan ibadah tanpa mengurangi ketentuan dan kesempurnaan beribadah,” imbuh dia.