BRALING.CO, PURBALINGGA – Besaran honor Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Purbalingga sudah dipastikan naik.

Apabila sebelumnya honor GTT dan PTT di Kabupaten Purbalingga yang mendapatkan (Surat Keputusan) SK Bupati besarannya hanya sekitar Rp 750.000 -800.000 setiap bulannya.

Maka pada tahun 2021, Pemkab Purbalingga mematok honor GTT dan PPT meningkat menjadi Rp 1.250.000.

Besaran Honor GTT dan PTT Purbalingga.

“Kenaikan ini tidak semata-mata mengandalkan 100 persen APBD. Kita akan sharing dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” ungkap Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, 19 April 2021.

“Mulai tahun 2021 ada kenaikan honor GTT dan PTT baik yang mendapatkan SK Bupati maupun non SK Bupati,” kata Bupati Tiwi ketika melakukan audiensi GTT dan PTT di Pringgitan Pendapa Dipokusumo.

Bupati Tiwi juga sudah memastikan bahwa honor selama empat bulan terakhir belum dibayarkan, akan dibayarkan rapel April 2021.

Mekanisme yang ditempuh agar dana BOS bisa digunakan untuk membantu kenaikan honor GTT salah satunya adalah perlu ada mutasi guru di Kabupaten Purbalingga.

Guru yang semula berada di sekolah kecil bisa pindah ke sekolah besar, sehingga dan BOS nya bisa sharing.

“Tujuannya untuk bisa memberikan peningkatan kesejahteraan bagi GTT,” Bupati Tiwi menjelaskan.

Kendala Keterlambatan Pencairan Honor.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Tiwi menjelaskan mengenai keterlambatan pencairan honor selama empat bulan.

Keterlambatan pencairan, ujar Bupati Tiwi, karena Pemkab melakukan pendataan ulang jumlah GTT dan PTT yang ada di Kabupaten Purbalingga.

Pasalnya sebelumnya ada GTT dan PTT yang diterima menjadi CPNS atau diterima menjadi perangkat desa.

“Jadi kita perlu waktu untuk mendata jumlah GTT dan PTT. Jangan sampai ada kesalahan dan temuan,” kata Tiwi.

Pemkab Purbalingga juga memastikan akan memberikan prioritas kepada GTT dan PTT yang sudah tidak memiliki peluang menjadi CPNS akan diprioritaskan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K).

Prioritas CPNS dan P3K Purbalingga.

Sementara itu, Ketua Forum GTT dan PTT Kabupaten Purbalingga, Bombong Nursiam menurutkan mereka akan berkoordinasi dengan Dindikbud Purbalingga terkait berbagai persoalan yang dialami oleh GTT dan PTT.

“Kami bersyukur mengenai masalah honor yang empat bulan belum cair, rencananya bulan ini akan dicairkan, bahkan jumlahnya naik,” ujarnya.

Terkait penerimaan CPNS dan P3K, Forum GTT dan PTT Kabupaten Purbalingga meminta Bupati Purbalingga memprioritaskan anggotanya.

Sebab, sebagian besar GTT dan PTT sudah memiliki masa kerja lebih dari 10 tahun. “Semoga bisa terealisasi,” kata Bombong berharap.