BRALING.CO, PURBALINGGA – Salah satu tempat nongkrong asik kembali muncul di Kota Perwira. Kali ini adalah Walaha di Desa Pekiringan, Kecamatan Karangmoncol.

“Saya senang sekali dan terhibur dengan adanya Walaha di Pekiringan,” salah satu pengunjung Walaha, Tenggerlambang Pangesti.

“Soalnya baru pernah ada yang kaya ini disini, kan anak muda banget, pertunjukan musiknya juga bagus banget dan harga makanan disini sangat terjangkau,” imbuh Tengger.

Baca: Ingin Memanfaatkan Memasarkan Produk di TikTok, Ini Loh Strateginya

Walaha merupakan akronim dari Warung Latihan Usaha. Walaha baru saja soft opening pada 27 Maret 2021 kemarin.

Destinasi kongkow ala cafe bagi anak muda ini merupakan program bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Purbalingga, Perkumpulan Warga Muda dan Pemerintah Desa Pekiringan.

Walaha ini dibangun bukan hanya untuk menjadi tempat tongkrongan anak muda, namun juga menjadi ruang inkubasi untuk mendorong lahirnya pengusaha muda dan penggerak desa.

Menyiapkan Kurikulum Pelatihan Walaha.

Maka itu, kedepan Walaha yang buka pukul 15.00 hingga 23.00 tersebut hadir dengan menyuguhkan kelas-kelas tentang keterampilan berbisnis hingga kepemimpinan.

“Aku mau saja ikut, nanti aku bakal ajak teman-teman supaya ramai dan asik,” kata Tengger mengapresiasi.

Ketua KNPI Purbalingga, Dhimas Agung Ramadhan menyebut hadirnya Walaha di gedung milik desa tersebut merupakan kerja kolektif dari berbagai pihak.

Dhimas berkata, hadirnya Walaha di Desa Pekiringan merupakan salah satu ikhtiar untuk mewujudkan visi KNPI Purbalingga untuk membangun #KolaborasiBersinergi.

“Kami merasa ini awal mula yang baik dan kami sedang menyiapkan kurikulum pelatihan wirausaha yang akan kami sajikan kepada pemuda di desa Pekiringan,” kata Dhimas.

Menurut Dhimas, Walaha bisa diberdayakan bagi masyarakat Kecamatan Karangmoncol secara luas. Walau demikian, KNPI Purbalingga masih akan fokus ke Desa Pekiringan, pada awal mulanya.

“Maka dari itu kami sangat membuka pintu Kerjasama dengan semua stake holder, besar harapan Walaha dapat diduplikasi di desa-desa yang lain di Purbalingga, bahkan di tingkat nasional,” imbuh Dhimas.

Kerjasama Berkelanjutan di Walaha.

Kepala Desa Pekiringan Adi Kusumantoro juga memberikan nilai positif terhadap hadirnya Walaha di desa Pekiringan.

“Kedepannya WALAHA sebisa mungkin dapat menitikberatkan pada pelatihan pemberdayaan masyarakat terutama pemberdayaan pemuda dan perempuan khususnya sektor ekonomi secara berkesinambungan,” ujar Adi Kusumantoro

Pemdes Pekiringan berharap adanya kerjasama berkelanjutan dengan KNPI Purbalingga dan berbagai pihak melalui pelatihan marketing bagi masyarakat di Desa Pekiringan.

“Sehingga hasil produk masyarakat Pekiringan dapat terjual baik di luar sana,” kata Adi Kusmantoro.