BRALING.CO, PURBALINGGA – Panitia Imlek Nasional berencana melakukan bakti sosial berupa pembagian beras sejumlah 40 ton bagi warga Purbalingga terdampak covid-19.

Panitia Imlek Nasional juga membagikan 80.000 masker. Bantuan ini ditargetkan kepada warga di Purbalingga yang belum mendapat bantuan pemerintah.

Koordinator Lapangan (Korlap) Panitia Imlek Nasional di Purbalingga, Lim Ngan Min mengungkapkan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) atau Klenteng Hok Tek Bio ditunjuk sebagai pelaksana bakti sosial di Kabupaten Purbalingga.

Baca: Sudah Ada Bandara, Pelaku Wisata di Purbalingga Harus Berani Jualan Keunikan Destinasi Wisata

Ketika bertemu Bupati Purbalingga, 16 Maret 2021, Lim Ngan Min berkata, nantinya setiap bulan akan dibagikan paket bakti sosial sebanyak 1.000 paket. Yang berisi 10 kg beras dan 20 lembar masker.

“Pembagian ini akan dimulai dalam bulan Maret ini sampai empat bulan ke depan atau bulan Juni 2021. Jadi total ada 40 ton beras dan 80.000 lembar masker,” jelas Lim Ngan Min.

Panitia menggandeng relawan Baznas, PMI, RAPI maupun pencinta alam demi efektifitas penyaluran bantuan tersebut. Kerja bareng tersebut dilakukan sedari proses pendataan.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi berharap pendataan benar-benar tepat sasaran. “Saya apresiasi panitia Imlek Nasional yang membantu warga Purbalingga,” kata Bupati Tiwi.

“Pendataan harus benar-benar agar tidak ada tumpang tindih. Sasaran cari yang belum tersentuh bantuan apapun dari pemerintah biar ada pemerataan,” kata Bupati Tiwi.

Penyaluran ke Desa Miskin.

Bupati Tiwi juga berharap, korlap panitia Imlek Nasional berkoordinasi dengan Dinsosdalduk KB P3A dalam hal pendataan calon penerima. Karena dinas sosial yang memiliki data warga terdampak pandemi covid-19.

“Paling tidak nanti kita bisa bantu crosscheck data. Harapan saya ada koordinasi dan komunikasi agar bantuan tersebut tepat sasaran dan memang perlu dibantu,” kata Bupati Tiwi.

Selain itu, dari 224 desa dan 15 kelurahan, di Kabupaten Purbalingga masih ada desa merah atau miskin. Ada 45 desa merah atau miskin di Purbalingga.

Bupati Purbalingga berharap, desa-desa merah atau miskin di Purbalingga ini dapat dijadikan sasaran prioritas penyaluran bantuan.