BRALING.CO, PURBALINGGA – Kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan di lingkungan tempat tinggal dan kerjanya merupakan hal yang sangat penting.

Menurut Sekretaris PMI Purbalingga, M Ichwan, penyemprotan disinfektan harus ditindaklanjuti dengan penerapan protokol kesehatan di tengah aktivitas masyarakat.

“Kalau tidak, penyemprotan disinfektan yang dilakukan tidak akan berdampak pada upaya kita untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,” kata Ichwan.

Baca: Kebijakan “Jateng di Rumah Aja”, Sejumlah Tempat Keramaian di Semprot Disinfektan

Pada 7 Februari 2021, PMI Purbalingga kembali melakukan penyemprotan cairan disinfektan, guna pencegahan dan kesiapsiagaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Purbalingga.

PMI Purbalingga melakukan penyemprotan dari Halaman Pendopo Dipokusumo – Alun2 Purbalingga – Jalan Jenderal Soedirman – Jalan Letkol Isdiman – Jalan Puring – Jalan Achmad Yani – Terminal Bus Purbalingga – Halaman Polres – Jalan Mayjen Sungkono – Pasar Segamas.

ppkm di purbalingga setelah penyemprotan disinfektan, masyarakat juga harus tetap terapkan protokol kesehatan Setelah Penyemprotan Disinfektan, Masyarakat Juga Harus Tetap Terapkan Protokol Kesehatan WhatsApp Image 2021 02 06 at 20

Kemudian, PMI Purbalingga juga melakukan penyemprotan di lokasi-lokasi yang biasanya terjadi keramaian aktivitas masyarakat.

Yakni Pasar Cipaku, Pasar Karangnangka, ruas Pos Satlantas BBS – Kantor Kecamatan Bobotsari, Pasar Bobotsari, Pasar Karanganyar, Pasar Kertanegara, ruas jalan Pasar Kertanegara – Desa Kasih dan Kantor Camat Karanganyar.

Mendukung Program Pemerintah.

Penyemprotan disinfektan ini dilaksanakan guna mendukung program “Jateng di Rumah Saja”.

Penyemprotan menyasar “zona lingkungan warga, los, kios dan lapak pasar, hingga halaman dan ruangan kantor pemerintahan,” jelas M Ichwan.

Penyemprotan lebih dari 5600 L disinfektan cair dan 4 botol disinfektan fog machine tersebut dilaksanakan menggunakan truk gunner dan mobil pickup.