BRALING.CO, PURBALINGGA – Citilink dan Wings Air rencananya sudah siap untuk take off dan landing di Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga.

Kedua maskapai penerbangan itu biasa mengoperasikan pesawat jenis ATR 72 yang berkapasitas 70 kursi dan ATR 42 yang berkapasitas 48 kursi.

Baca: Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga Beroperasi April 2021, Masih Sabar Menunggu Kan?

Direktur Utama Angkasa Pura (AP) 2, Muhammad Awaluddin mengungapkan hal itu ketika bertemu Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi di Pringgitan Rumah Jabatan Bupati Purbalingga, 27 Februari 2021.

“Tadi pagi kebetulan saya sudah berkoordinasi dengan dirut Citilink, pak Juliandra,” kata Muhammad Awaludin.

“Dan Pak Dirut Citilink memberikan informasi bahwa sangat mendukung untuk operasionalisasi penerbangan komersial di Purbalingga,” Muhammad Awaludin mengungkapkan.

Pembangunan Bandara Masih Sesuai Target.

Bandara Jenderal Soedirman ditargetkan bakal mulai beroperasi 22 April 2021 mendatang. Hingga saat ini, progres pembangunan memasuki fase finishing.

“Beberapa kesiapan, untuk airsite operation sudah siap 100%. Jadi runway sudah selesai 100%, appron sudah selesai 100%,” katanya.

AP 2 mengapresiasi kinerja dan dukungan Pemkab Purbalingga dalam menyiapkan sejumlah fasilitas guna mempercepat perkembangan menuju beroperasinya bandara pada 22 April 2021.

AP 2 menurunkan personil pada 15 Maret 2021 atau 30 hari sebelum beroperasinya bandara di Purbalingga ini. Sebelum operasional, personil memang harus sudah siap.

“Kami sudah koordinasi dengan Airnav untuk dukungan navigasi udara, karena Airnav akan membawa mobile tower juga untuk operasionalnya nanti,” jelas Awaluddin.

Awaluddin berharap menuju ke 22 April mendatang, tidak ada kendala. Baik yang sifatnya prinsip maupun teknis. Termasuk maskapai yang melayani di Bandara Jenderal Soedirman.

jenis pesawat di bandara purbalingga  Citilink dan Wings Airs Bakal Mendarat di Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga, Apa Saja Updatenya? Cek di Sini! JBS 3 1024x575

Pasokan Avtur Tidak Akan Ada Masalah.

Sementara itu, Direktur PT Kilang Pertamina Internasional, Ruli Adi yang turut datang dalam pertemuan itu, menegaskan kesiapan PT Pertamina untuk mendukung kesiapan operasional bandara.

Di antaranya, kesiapan untuk suplay bahan bakar avtur. Rencananya avtur pesawat akan disuplai dari wilayah Cilacap.

“Apapun kebutuhan untuk mendukung Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman akan kami support dan suplay, paling dekat Cilacap. Produksi avtur di Cilacap sangat banyak jadi tidak perlu khawatir,” jelas Rully.

Persiapan Pemkab Purbalingga.

Bupati Purbalingga mengungkapkan, sekarang ini, Pemkab Purbalingga sedang mengejar untuk persiapan sarana prasana pendukung Bandara Jenderal Soedirman.

Mulai dari kebutuhan listrik, air bersih dan jaringan internet serta komunikasi. Termasuk, mengatasi opstacle atau rintangan.

“Saya sudah perintahkan Dinas Perhubungan untuk membuat rambu lalu lintas secepatnya sehingga mudah terbaca,” kata Bupati Tiwi.

“Termasuk berkoordinasi dengan gubernur agar difasilitasi trans-jateng menuju bandara Jenderal Besar Soedirman,” kata Bupati Tiwi.

“Apapun yang menjadi kewenangan pemkab, 15 April sudah siap,” Bupati Tiwi menegaskan.