BRALING.CO, PURBALINGGA – Kabupaten Purbalingga bakal mendapatkan jatah 1326 vaksin Sinovac. Kini, vaksin masih ada di Semarang.

“Rencana pelaksanaan vaksin covid-19 di Kabupaten Purbalingga pada tanggal 18 Januari 2021,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Purbalingga, Hanung Wikantono, 11 Januari 2021.

Akan tetapi, Hanung memastikan kalau jatah vaksin Sinovac dan pelaksanaan vaksinasi masih tentatif alias bisa berubah, sebab menunggu kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Baca: Cara Mengecek Daftar Penerima Vaksin Covid-19, Ternyata Gampang Banget Loh!

Seperti diketahui, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sudah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) terhadap vaksin Sinovac.

Sementara, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan Pemrov Jateng akan memprioritaskan distribusi vaksinasi Sinovac tahap pertama di tiga daerah. Yakni Kota Semarang, Kota Solo dan Kabupaten Semarang.

“Vaksin diprioritaskan di tiga daerah karena jumlahnya terbatas. Nanti kan tambahannya akan jalan terus,” kata Ganjar Pranowo dikutip dari Kompas.com.

Karena jumlahnya masih terbatas, Dinas Kesehatan Purbalingga berharap penerima vaksin di Kabupaten Purbalingga bisa memanfaatkan kesempatan vaksinasi dengan baik.

Vaksinasi Sinovac Akan Dibagi jadi Dua Tahap.

Walaupun masih menanti kebijakan dari pemprov maupun pusat, Dinas Kesehatan Purbalingga sudha menyiapkan sejumlah skema vaksinasi di Kabupaten Purbalingga.

Hanung menjelaskan, pada periode pertama yakni Januari-April 2021, akan ada 3.768 tenaga kesehatan (nakes), 31.072 petugas publik dan 133.571 lansia yang jadi sasaran vaksinasi.

Kemudian, pada periode kedua yakni April-Maret 2021, vaksinasi akan menyasar yakni 351.280 orang yang rentan serta 136.031 pelaku ekonomi.

“Data sasaran program vaksinasi diperoleh melalui Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19. Kami juga menyesuaikan dengan alokasi dari pemerintah pusat,” Hanung menambahkan.

Calon penerima vaksin akan mendapatkan notifikasi melalui SMS, lalu konfirmasi atau registrasi ulang sasaran termasuk memilih tempat dan jadwal layanan. Calon penerima akan akan menerima tiket elektronik terverifikasi.

Petugas puskemas maupun fasilitas pelayanan kesehatan bisa mengakses data sasaran dan penjadwalan vaksinasi melalui aplikasi Pcare.

berita covid corona purbalingga

Persiapan Teknis Vaksinasi Covid-19 di Purbalingga.

Vaksinasi Covid-19 akan dilakukan di 22 puskesmas, 5 rumah sakit dan 4 klinik yang ada di Purbalingga. Vaksinasi covid-19 pada tahap awal diperuntukan untuk tenaga kesehatan, kemudian menyasar warga usia 18-59 tahun.

“Masyarakat umum 60 ke atas akan divaksinasi setelah mendapatkan informasi keamanan vaksin untuk kelompok umur tersebut,” kata Hanung Wikantono.

Dinas Kesehatan bakal menyiapkan 22 unit kulkas standar WHO di puskesmas dan 9 unit di rumah sakit atau klinik non standar. “Kemudian 22 unit vaksin carrier RCW 8 di puskesmas dan 9 unit pembawa vaksin,” jels Hanung.

Pemkab Purbalingga akan menggelar pelatihan yang menyasar vaksinator Covid-19. Pelatihan yang difasilitasi Bapelitbangkes itu menyasar peserta dari Dinkes, puskesmas, rumah sakit dan klinik.

Hanung menambahkan kalau tujuan vaksinasi covid-19 untuk menurunkan kesakitan dan kematian akibat covid-19.

Yang mana, hal itu akan melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh dan menjaga produktivitas serta meminimalkan dampak ekonomi dan sosial.