BRALING.CO, PURBALINGGA – Ingin cek apakah kamu terdaftar sebagai calon penerima vaksi Covid-19 secara gratis? Ternyata begini loh cara cek daftarnya.

Pada awal tahun 2021 ini, Pemerintah telah mengarahkan calon penerima vaksin Covid-19 untuk mengakses website atau aplikasi PeduliLindungi.

Baca: Banyak Sample Swab Menumpuk di Dinas Kesehatan Purbalingga, Kenapa dan Bagaimana Solusinya?

Sejatinya, PeduliLindungi merupakan aplikasi atau website yang diluncurkan demi membantu masyarakat mengetahui keberadaan suspect dan tracking orang yang terpapar Covid-19 selama 14 hari terakhir atau zona berisiko penularan Covid-19.

Pengguna PeduliLindungi juga bisa berkonsultasi tentang kesehatan mereka secara virtual serta bisa mengecek pendatang dari luar negeri dan pos lintas batas.

Kementerian Komunikasi dan Informatika telah merilis PeduliLindungi pada Maret 2020 dan sebanyak 4,5 juta pengguna sudah download aplikasi ini.

Cara Cek Daftar Penerima Vaksin Covid-19.

Akan tetapi, setelah Pemerintah mulai aktif untuk mengirimkan SMS blash melalui PEDULI COVID kepada orang yang masuk daftar penerima vaksin Covid-19, fungsi aplikasi PeduliLindungi juga dikembangkan.

Jika ingin mengecek apakah kamu terdaftar sebagai penerima vaksi Covid-19 melalui website https://pedulilindungi.id/ atau aplikasi PeduliLindungi, cara mudah sekali.

Yakni cukup mengeceknya dengan memasukkan nomor NIK serta mengisi kode keamanan yang tersedia. Setelah klik “selanjutnya” dan keterangan terdaftar atau tidak akan segera keluar.

Sementara bagi masyarakat yang masuk daftar calon penerima vaksinasi harus melakukan registrasi ulang secara elektronik.

Yakni dengan cara mengakses aplikasi PeduliLindungi, situs https://pedulilindungi.id, serta melakukan panggilan ke *119#

Nakes yang Tidak Terdaftar Vaksinasi Covid-19.

Pada tahap awal vaksinasi di awal tahun 2021 ini, Pemerintah akan memberikan vaksin Covid-19 kepada tenaga pelayanan publik, yang rentan terpapar Covid-19.

AKtivitas vaksinasi masih menunggu izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM). Jika sudah dapat izin, 3 juta vaksin Sinovac bakal mulai disuntikan.

“Bagi tenaga kesehatan atau tenaga penunjang yang ada di fasilitas pelayanan kesehatan yang belum mendapatkan SMS atau namanya belum terdaftar saat melakukan cek NIK pada menu di atas, dapat mengirim email ke vaksin@pedulilindungi.id,” tulis PeduliLindungi di websitenya.

Kirim nama, NIK, alamat, nomor telepon, tipe nakes, kemudian lengkapi dengan surat keterangan dari kepala fasyankes yang menerangkan kamu adalah nakes dari fasyankes tersebut.