BRALING.CO, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga meminta pejabat fungsional di Pemkab Purbalingga untuk berpikir dan bekerja secara kreatif.

“Kita harus mampu untuk berpikir out of the box, kreativitas para pejabat fungsional sangat diperlukan,” kata Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi.

Baca: Penggunaan Dana APBD Purbalingga Tahun 2021 Harus Cermat dan Punya Perencanaan Matang

Bupati Tiwi mengatakan hal tersebut selepas melantik 34 pejabat fungsional di Pendapa Dipokusumo, 27 Januari 2021.

Pada pekan-pekan terakhir jabatannya, Bupati Tiwi melakukan penataan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

Mereka adalah arsiparis muda, pengantar kerja muda, polisi pamong praja, tenaga kesehatan, guru, auditor, pengawas pertanian, pengawas peternakan, penyuluh pertanian, dan tenanga medik veteriner.

Bupati Purbalingga menyebut kalau Aparatur Sipil Negara memiliki tiga tugas penting. Yaitu sebagai pelayan masyarakat, sebagai pelaksana kebijakan publik dan sebagai pemersatu bangsa.

Bupati Purbalingga menjelaskan, sebagai pelayan masyarakat, ASN bukan priyayi yang minta dilayani. Akan tetapi harus melayani masyarakat.

ASN Harus Siap Bergerak Bersama.

Kedua, sebagai pelaksana kebijakan publik, ASN wajib tegak lurus melaksanakan apa yang menjadi kebijakan pemerintah.

Kemudian sebagai pemersatu bangsa, ASN diharapkan tidak menjadi provokator bagi masyarakat.

“ASN yang dilantik hari ini harus mampu menjaga citra positif dan membantu para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah masing-masing untuk mencapai target di tahun 2021,” katanya.

Bupati Tiwi juga meminta supaya ASN bisa bersinergi, berjuang dan bergerak bersama-sama untuk membangun Purbalingga yang lebih baik.