BRALING.CO, PURBALINGGA – Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 di Kabupaten Purbalingga diminta untuk memperhatikan penerapan protokol kesehatan.

“Untuk tahun ini, sekiranya dapat dilaksanakan dengan cara sederhana bisa dilaksanakan secara virtual atau dibagi dalam beberapa waktu,” katanya Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, Imam Wahyudi ketika Safari Natal bersama Forkopimda, 22 Desember 2020.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda datang mewakili Bupati Purbalingga, yang tidak bisa hadir secara langsung dalam agenda safari tersebut.

“Mudah-mudahan juga pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir, dan bencana-bencana yang menimpa masyarakat Kabupaten Purbalingga bisa segera teratasi,” imbuh Imam saat berkunjung di GKI Purbalingga.

Menjaga Keamanan di Purbalingga.

Kasdim 0702/Purbalingga, Mayor Inf Ahmad yang turut safari mewakili Dandim 0702/Purbalingga berharap pelaksanaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Perwira dapat berjalan aman, lancar dan kondusif.

“Kodim 0702/Purbalingga dalam hal ini juga turut melaksanakan perbantuan kepada Polri dalam hal pengamanan, ini dilaksanakan tentunya agar kondusifitas di wilayah dapat terwujud,” kata Mayor Inf Ahmad.

natal dan tahun baru purbalingga perayaan natal dan tahun baru di purbalingga diminta terapkan protokol kesehatan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Purbalingga Diminta Terapkan Protokol Kesehatan WhatsApp Image 2020 12 22 at 20

Ketua Majelis Gereja Kristen Jawa (GKJ) Purbalingga dr Amry Triyono SpB menyebutkan kalau pelaksanaan Ibadah Natal tahun 2020 akan disesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19.

GKJ Purbalingga menggelar dua kali pelaksanaan Ibadah Raya Natal pada 25 Desember 2020, yaitu pukul 07.00 WIB dan 09.00 WIB dengan pengantar bahasa Indonesia.

“Untuk anak anak usia dibawah 15 tahun, para lansia dan jemaat yang kondisi fisiknya tidak sehat, dihimbau untuk tidak hadir di gereja tetapi mengikuti ibadah melalui live streaming di rumah masing-masing,” ungkapnya.

Perayaan Akan Menaati Protokol Kesehatan.

Sementara itu, Romo Gereja Katholik Paroki Santo Agustinus Purbalingga Stefanus Budi Prayitno Pr mengungkapkan, Ibadah Natal tahun 2020 dibagi menjadi empat waktu, mengingat pembatasan jumlah umat yang mengikuti ibadah dalam gereja.

“Kami juga menghimbau kepada umat supaya protokol kesehatan harus sungguh-sungguh ditaati, kami sudah sediakan tempat cuci tangan, petugas cek suhu dan siapkan tim kesehatan, dokter dan perawat yang standby selama perayaan,” katanya.

Selain menyampaikan imbauan penerapan protokol kesehatan, rombongan Forkopimda juga memberikan bingkisan natal “Tuka-Tuku” dari produk unggulan UMKM Purbalingga.