BRALING.CO, PURBALINGGA – Dua truk bermuatan mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di lokasi yang berbeda di Kabupaten Purbalingga. Akibat kejadian nahas tersebut, muatan yang dibawa pun tumpah.

Truk bermuatan bibit merica terguling ke areal persawahan di Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari, 18 November 2020. Kecelakaan pada malam hari tersebut terjadi lantaran truk H 9541 DC itu tergelincir setelah berpapasan dengan kendaraan lain di jalan yang sempit.

Baca: Mendadak Mati di Jalan, Motor Pemuda ini Malah Terbakar Habis

Kapolsek Kutasari, AKP Agus Amjat Purnomo menjelaskan, truk tersebut dikemudikan oleh Purwoko (32) warga Desa Gumiwang, Kecamatan Kejobong. Truk itu rencananya mengangkut bibit merica dari Desa Candinata ke Kabupaten Batang.

Tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tunggal tersebut. Pengemudi tidak mengalami luka akan tetapi kendaraan yang terguling dan muatan yang tumpah membutuhkan proses evakuasi.

“Truk kemudian dievakuasi bersama warga setempat dengan cara menarik kendaraan dengan tali dan memindahkan muatan. Setelah berlangsung sekitar satu jam akhirnya truk berhasil dievakuasi,” Kapolsek menjelaskan.

Penyebab Kecelakaan Tunggal.

Kecelakaan tunggal juga menimpa truk bermuatan batu kali di jalan raya Desa Majasari, Kecamatan Bukateja, 19 November 2020. Alhasil, batu kali pun tumpah di jalan dan arus lalu lintas terganggu.

Kapolsek Bukateja, AKP Agus Triyono, truk bernomor polisi AA-1393-WD tersebut dikendarai oleh Fatkhul Makhasin yang menjadi warga Desa Sidoarjo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen.

Dikutip dari Tribrata News Polres Purbalinga, truk itu rencananya membawa batu kali dari Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja menuju Kabupaten Kebumen.

“Saat melintas di lokasi kejadian, roda belakang truk sebelah kiri lepas. Akibatnya truk terguling dan muatannya tumpah,” jelas Kapolsek Bukateja.

Tidak Ada Korban Jiwa.

Kejadian kecelakaan tunggal di Desa Majasari ini juga tidak mengakibatkan adanya korban jiwa. Pengemudi truk selamat.

“Dari hasil pemeriksaan penyebab roda truk lepas akibat patah selongsong hes roda belakang. Penyebabnya diduga akibat muatan yang terlalu berat,” kata AKP Agus Triyono.

Truk terguling kemudian dilakukan evakuasi bersama warga setempat. Muatan dipindahkan ke kendaraan lain kemudian truk dievakuasi.