BRALING.COM, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga bekerjasama dengan Alfamart untuk memasarkan produk-produk UMKM dari Kota Perwira di 400 outlet Alfamart.

“Ketika bisa memenuhi persyaratan baik dari sisi hasil pemasaran dan sebagainya, maka kita akan main di seluruh outlet Purbalingga,” kata Deputi Branch Manager Alfamart Cabang Cilacap, Ikhwan Ngabdi Raharjo.

“Ketika sudah cukup bagus maka diperluas ke area target kami di 400 outlet, bahkan nasional, ini bukan tidak mungkin, beberapa produk UMKM lokal daerah lain juga sudah ada yang go nasional,” kata Ikhwan Ngabdi Raharjo.

Namun, imbuh Ikhwan, Alfamart akan lebih dahulu mengevaluasi pemasaran produk UMKM dari Purbalingga, yang sudah masuk ke etalase di empat outlet.

Seperti diketahui, sebanyak 34 produk UMKM Purbalingga dijual di empat outlet Alfamart di Purbalingga. Launching Produk Lokal UMKM digelar di kompleks Alfamart Jl AW Soemarmo Purbalingga, 6 Agustus 2020.

“Tahap awal baru empat outlet, tahap selanjutnya bisa disediakan di seluruh outlet Alfamart di Purbalingga. Ke depan diharapkan bisa diperluas lagi masuk ke gerai-gerai Alfamart di kabupaten lain,” kata Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi.

Langkah ini disebut sebagai upaya Pemkab Purbalingga dalam rangka membantu UMKM lokal untuk bisa lebih berdaya saing. “Dan tentunya Alhamdulillah setelah kami evaluasi, ternyata omsetnya cukup bagus dan cukup membantu pelaku UMKM di tengah pandemik ini,” katanya.

Produk UMKM lokal yang bisa masuk tentu memiliki berbagai persyaratan sebagaimana produk UMKM yang masuk dalam program Tuka-Tuku Purbalingga. Diantaranya memiliki Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), PIRT, kualitas dan kontinuitas terjaga.

“Jangan sampai nanti ordernya banyak tiba-tiba kewalahan dan tidak mampu mencukupi,” imbuh Bupati Tiwi.

Bupati berharap kemitraan ini bisa menjadi contoh bagi toko modern lain untuk bisa bantu memasarkan produk UMKM lokal. Bahkan hal ini merupakan salah satu persyaratan dalam megajukan izin mendirikan toko modern.

“Harus kerjasama dengan UMKM lokal, jadi kalau tidak ada unsur pemberdayaan hanya numpang membangun di Purbalingga saja buat apa? yang kita butuhkan ya kerjasamanya dan kontribusinya terhadap pemberdayaan UMKM Purbalingga,” lanjut Bupati Tiwi.

Perwakilan UMKM Purbalingga, Ngudiono mengapresiasi atas program Tuka-tuku yang bekerjasama dengan Alfamart tersebut. “Kami sangat terbantu apalagi di saat pandemic seperti ini dimana kami mengalami kesulitan dalam memasarkan produk lokal,” katanya.