BRALING.COM, PURBALINGGA – Polres Purbalingga telah siap menggelar Operasi Patuh Candi Tahun 2016. Operasi ini yang berlaku secara nasional ini bakal dilaksanakan selama 14 hari mulai 16-26 Mei 2016.

Kepala Polres Purbalingga Ajun Komisaris Besar Anom Setyadji berkata , operasi digelar dalam rangka cipta kondisi jelang Operasi Ketupat. Harapannya, selama operasi itu kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat.

“Sasarannya adalah pelanggar lalu lintas. Bukan bertujuan mencari kesalahan atau pelanggaran pihak pengendara, tetapi dimaksudkan untuk mengubah perilaku masyarakat dalam berlalu lintas,” katanya kepada wartawan.

Operasi ini semacam kegiatan kampanye. Denda atau sanksi yang menyertai pelaksanaan kegiatan diharapkan bisa menjadi efek jera. Harapannya, setelah pengguna jalan mendapatkan tindakan karena melanggar lalu lintas, tidak akan mengulanginya lagi.

“Setelah ini diharapkan tidak ada lagi pengendara yang melanggar aturan lalu lintas atau minimal jumlahnya berkurang secara drastis,” ujar dia.Dengan begitu, akan terwujud keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas selama arus mudik dan balik nanti.

Kepala Satlantas Polres Purbalingga Iptu Riyatnadi mengatakan selama Operasi Patuh tahun lalu, sebanyak 2.851 pengendara kendaraan bermotor melakukan pelanggaran lalu lintas.

Polisi mengeluarkan 2.093 surat tilang. Sisanya, 758 pelanggar mendapatkan teguran untuk tidak mengulanginya lagi. “Sedikitnya 16 kecelakaan kejadian yang mengakibatkan seorang meninggal dan 23 orang mengalami luka ringan dengan kerugian materi mencapai Rp 6,2 juta,” katanya.

BANGKIT WISMO