BRALING.COM, PURBALINGGA – Purbalingga terus menorehkan prestasi mentereng di sektor seni tari. Awal Juni 2015 ini, Tari “Leng Kem” asli Purbalingga dinobatkan jadi Juara I pada Festival Tari Ungulan Daerah Tingkat Jawa Tengah.

Festival tersebut digelar di Gedung Kesenian Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Semarang. Tari kreasi ini diciptakan oleh Juniati SPd, dengan penata musik SBj Utomo sukses memukau juri dan peserta dari festival tersebut.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinbudparpora Purbalingga, Drs Sri Kuncoro mengaku bangga atas ide dan karya putra putri Purbalingga di bidang seni tradisi. Ide dan karyanya disebutnya variatif dan luar biasa dengan dasar gerakan pakem Banyumasan.

“Sudah empat tahun berturut-turut  ide dan kreasi para penari Purbalingga menjadi penampil terbaik pada ajang yang sama. Tahun 2014 lalu tampi dengan Tari Sier,” kata Sri Kuncoro.

Tari Leng Kem merupakan tari kreasi yang berlatar belakang Lengger Banyumasan. Kata “Leng” dari kata Lengger yang dalam bahasa Banyumasan berarti penari. Sedangkan kata “Kem” berasal dari kata Kempreng atau rebana yang menjadi properti pementasan.

Dijelaskan Kuncoro, musik pengiringnya berasal dari gamelan calung, gamelan dari bambu wulung. Sedang Kempreng yang digunakan untuk mengiringi tarian rakyat menggambarkan semangat keceriaan atau kebahagiaan para penarinya.

“Untuk penarinya menggunakan pakaian Lengger Banyumasan yang dimodifikasi. Unsur yang dikenakan tetap ada kemben, stagen, jarit dan sampur. Bagian kepala penari dihiasi dengan sanggul konde dan bunga kanthil serta beberapa hiasan yang menarik,” tambah Sri Kuncoro.

BANGKIT WISMO